Tes di PT Indonesia Power

Indonesia Power.
Sebelum cerita tes nya, saya ceritakan dulu kelulusan saya dan jurusan saya. Saya Jurusan Teknik Penerbangan dan kelulusan sarjana Teknik pada Tahun 2015 bulan Agustus. Begitu saya lulus, mengikuti berbagai tes yaitu GMF Garuda Maintenance Facility, Tes Airfast Indonesia, pada masa tes itu dulu adalah Indonesia Power atau lebih familiar dengan IP membuka lowongan besar besaran pada bulan september 2015, saya kan jurusan teknik penerbangan
Saya lolos administrasi,  karena mereka membutuhkan tenaga engineer dari berbagai jurusan teknik termasuk aeronautical engineering,  dan itu jurussan saya.
Tahapan seleksinya ada 8 tahap, seperti digambar saya ini,  setiap selesai satu tahap akan diberi tanda tangan panitia seleksi, dan sistem gugur.
Saya disini hanya sampai pada tes keaehatan terahir. Saya harus gagal karena pada saat tes keaehatan saya juga DBD,
Tapi saya akan ceritakan hal hal yang bisa membantu buat teman teman yang mengikuti tes ini.
Karena saya hanya lolos sampai tahap keaehatan,  jadi saya hanya ceritakan sampai kesehatan saja. Wawancara teknis,  nanti dijelaskan sesuai yg saya dengar saja.

Tes Kemampuan dasar dan Tes Akademik.
Tes ini diadakan secara bersamaan.
Tes nya meliputi tes kejuruan, mengingat kita yang tes dijogjakarta sangat banyak untuk Teknik, ribuannn.  Jadi saya harus kerja keras untuk bersaing ditahap pertama ini.
Tes Kemampuan dasar ini adalah tes Teknik,fisika gt lah. 30 soal, menghitung dan soal cerita.
Trus dilanjut tes akademik, disini soalnya lebih umum saja. Tentang penalaran dan umumnya TPA.
Sekitar 2 jam an selesai., dan kami di izin kan pulang dan menunggu pengumuman.
Dan setelah dua mingguan


Saya dinyatakan LoLoS.
Senoir senior saya pada kalah di tahap ini, banyangkan masih sisa 5000an peserta tes. Haha banyak kan. Harus kerja keras lagi.

Tes Psikotes.
Saya diundang tes Psikotes di Yogyakarta, namun saya telah berada dijakarta. Jadi waktu itu saya bingung, karena mengingat panitia mengingatkan Tidak boleh mengubah waktu dan lokasi Tes yang telah ditentukan, jadi saya pusing..

Jadi saya hanya pasrah mengingat aturan itu, namun tea IP ini sebenarnya dilaksanakan serentak di beberapa wilayah Indonesia. Salah satu jakarta. Jadi saat itu saya hanya bermodalkan semoga dikasihani diberikan kesempatan mengikuti tes di jakarta. Dan saya datang ke lokasi jakarta, langsung tu saya obrolin alasan saya. Dan saya diperbolehkan ikut ujian. Namun yang lucunya saya sudah telat ujian sekitar 30an menit, untuk ibu nya baik sekali. Dia mengarahkan saya.
Dan saya mencoba menyaingi teman teman yang sudah tes lebih awal.
Dan saya sangat yakin dengan jawaban saya. Soalnya sering psikotest. Hehe
Dan PD karena pendatang dari Jogja.
Dan selesailah tes nya.

Kemudian diumumkan 3 harian.
Saya.....  LoLOS...  Praise the Lord lah.

Tes FGD dan Wawancara.

Disini saya pengalaman pertama kali FGD.
Dan saya suka moment kami waktu itu, kami dibagi dalam kelompok kecil, dan ada 7 orang. Tahu gak, setelah FGD ini kami bertuju ini jd teman akrab, padahal sebelumnya tidak saling kenal.
Kami diberikan persoalan yang harus dapat keputusan. Waktu terbatas 45 menit.
Itu adalah waktu yg singkat dan pressured. Dalam satu kepala bisa dua ide,  kmi ada 7org. Banyangkan 😁 aku sih berharapnya jangan ada yang ungkapin perasaan setelah ini.
Dan alhasil, kami menemukan keaepakatan baik pada waktu yang lebih cepat 5 menit dr yang ditentukan.



Komentar

Postingan Populer